Sabtu, 30 April 2016



Dari dulu aku tak pernah berhenti berdoa 

agar suatu hari nanti impian kembali ke kehidupanku

Tapi rupanya waktu telah mengubah segalanya.

walau mimpi sudah kembali tapi impian bukan mimpi yang dulu.

Bukan mimpi yang milik aku sepenuhnya

 sekarang milik orang lain.

Milikpara hartawann,yang di benci dengan segenap jiwa raganya

Karerna hartawan dan orang berlembaga itula yang sudah merebut jerih payah ku dari sisiku

dan kebencian yang berkobar di hati ku,menjulang seperti benteng api di tengah tengah kami

membuat jarak antara aku dan mimpiku tidak terseberangi.

Seandainya saja aku bisa memutar balik waktu,maka akan kuputar 

hari hari,aku tidak ingin banyak hal.

Aku cuma ingin sekolah dengan baik tanpa buang buang waktu yang tak terbandingi sama seperti dulu,tanpa ada kebencian

yang menghalangi,tanpa ada pertengkaran yang menghantui.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar